64% found this document useful 14 votes34K views13 pagesCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?64% found this document useful 14 votes34K views13 pagesProposal Pengajuan EkstrakulikulerJump to Page You are on page 1of 13 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 12 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Setelah Ketua Umum PP PBSI Wiranto mengumumkan struktur organisasi masa bakti 2016-2020, netizen ramai menyoroti satu nama yang dinilai cukup mengejutkan.Memang, ada nama-nama menarik lain yang muncul dalam kepengurusan era Wiranto. Sebut saja pasangan emas Susy Susanti dan Alan Bud SURABAYA - Susunan kabinet Pengkot PBSI Surabaya akhirnya diumumkan. Dari daftar kabinet tersebut, ternyata Abdul Chodir, ketua umum baru, merangkul anggota semua klub untuk duduk dalam kepengurusan. Ini tidak seperti prediksi beberapa pihak selama ini, yang pesimistis kepengurusan akan dibagi secara objektif oleh ketua umum PB Suryabaja itu. Hampir semua klub memiliki wakil dalam kepengurusan. Menariknya, mayoritas ''pejabat'' baru PBSI Surabaya tersebut adalah orang-orang yang relatif lebih muda daripada yang duduk dalam kepengurusan tahun lalu. Nadip Suryabaja dan Romi Suryanaga, misalnya, yang menjadi anggota di bagian pembinaan. Beberapa nama yang selalu hadir dalam kepengurusan kini memang untuk sementara waktu lengser. Itu memang dilakukan untuk mengoptimalkan para generasi muda bulutangkis Surabaya guna belajar berorganisasi. Selain itu, hampir semua pejabat yang membawahkan bagian-bagian tidak dipertahankan lagi di posisinya. Jika ada, dia digeser ke jabatan atau bagian lain. Chodir memang sudah berjanji sejak awal bahwa dirinya akan mengakomodasi semua pihak atau anggota klub se-Surabaya untuk duduk dalam kepengurusan institusi yang dipimpinnya. ''Sudah pasti saya akan berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas serta relasi dan komunikasi PBSI Surabaya dengan klub anggota. Sebab, karena mereka jugalah, saya kini bisa jadi pengurus,'' ujar pria kelahiran Surabaya, 14 September 1952, itu. Dalam menyusun nama-nama kepengurusan, dia juga mengaku sudah berdiskusi dengan semua pihak. ''Semoga kami bisa melakukan pelantikan berbarengan dengan pelaksanaan Piala Wali Kota Surabaya bulan ini,'' kata pria yang juga mantan wakil ketua Pengkot PBSI Surabaya 2004-2008 tersebut. Dia menjelaskan, hal yang paling dikedepankan dalam kepengurusan adalah transparansi keuangan dan komunikasi dengan semua klub anggota. ''Saya harap tidak ada lagi istilah klub kecil. Semua akan mendapatkan perhatian yang sama. Target saya ke depan, minimal dalam setahun harus ada pebulutangkis asli Surabaya yang masuk dalam skuad pelatnas. Kami rindu prestasi internasional mereka,'' tegasnya. luq/ko Ketua Umum Abdul Chodir Wakil Ketua Umum I Bambang Suwardi Wakil Ketua Umum II Wahyu Wakil Ketua Umum III Supeno Wakil Ketua Umum IV Subandi Sekretaris Umum Karnaen Wakil Sekretaris Umum Nanang R. Hidayat Bendahara Martinus Rudiyanto Ketua Bidang Pembinaan Haris Ramadhan Ketua Bidang Organisasi Asep Setiawan Ketua Bidang Dana dan Usaha Sungkono Angkawijaya Ketua Bidang Pertandingan Latif Wardoyo Ketua Bidang Perwasitan Komarul Laila Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Oce Wiriawan Ketua Bidang Umum M. Taha Ketua Bidang Keabsahan Djoni Bambang Ketua Bidang Humas Arifin Sumber aqgrIk.